Dongeng: "Pangeran Arka dan Kerajaan Damai




 **

Di sebuah kerajaan yang damai dan makmur bernama Veridia, hiduplah seorang pangeran bernama Arka. Veridia dikenal karena keindahan alamnya, kebijakan bijak rajanya, dan keharmonisan rakyatnya. Namun, suatu hari, berita buruk datang dari kerajaan tetangga, Zorath, yang mengancam kedamaian Veridia.


Raja Zorath, yang sangat ambisius, menginginkan kekayaan Veridia dan berencana untuk menyerang. Mendengar kabar ini, Raja Eldon dari Veridia memanggil putranya, Pangeran Arka, dan memberitahukan tentang ancaman tersebut. "Anakku," kata Raja Eldon, "kita harus mempersiapkan diri, tetapi kita harus mencari cara untuk menghindari peperangan jika mungkin."


Pangeran Arka sangat cerdas dan bijak. Dia tahu bahwa peperangan akan membawa penderitaan dan kehancuran, dan dia tidak ingin melihat rakyatnya menderita. Dengan tekad yang kuat, dia memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Zorath untuk berbicara dengan Raja Zorath secara langsung dan mencari solusi damai.


Dalam perjalanan ke Zorath, Pangeran Arka ditemani oleh beberapa pengawalnya dan seekor burung merpati putih yang selalu membawakan pesan-pesan penting. Setelah tiba di istana Zorath, Arka meminta audiensi dengan Raja Zorath. 


Raja Zorath, yang terkesan dengan keberanian dan sikap damai Arka, mengizinkannya untuk berbicara. Pangeran Arka menjelaskan betapa berharga kedamaian bagi kedua kerajaan dan menawarkan sebuah perjanjian perdagangan yang saling menguntungkan. "Jika kita bersatu, kita bisa membangun masa depan yang lebih baik bagi rakyat kita," kata Arka dengan penuh keyakinan.


Raja Zorath, yang awalnya enggan, mulai mendengarkan dengan lebih serius. Pangeran Arka membawakan hadiah-hadiah dari Veridia: karya seni yang indah, hasil kerajinan tangan, dan makanan lezat. Dia juga menceritakan kisah-kisah tentang kehidupan damai di Veridia dan betapa bahagianya rakyat mereka.


Melihat dedikasi dan kebaikan hati Pangeran Arka, Raja Zorath mulai merasa ragu tentang niatnya untuk menyerang. Dia mulai mempertimbangkan manfaat dari perjanjian damai dan perdagangan. Setelah pertemuan yang panjang, Raja Zorath akhirnya setuju untuk menandatangani perjanjian damai dan membuka jalan untuk hubungan perdagangan yang saling menguntungkan.


Kembali ke Veridia, Pangeran Arka disambut sebagai pahlawan. Kedua kerajaan kemudian menjalin hubungan yang kuat dan harmonis. Rakyat Veridia dan Zorath merayakan perdamaian dengan festival besar, dan Pangeran Arka menjadi simbol perdamaian dan kebijaksanaan.


Dengan keberanian dan kebijaksanaannya, Pangeran Arka menunjukkan bahwa dengan komunikasi dan empati, bahkan ancaman peperangan dapat dihindari, dan kedamaian bisa diperoleh. Dan sejak saat itu, kedua kerajaan hidup dalam harmoni dan kebahagiaan, berkat usaha Pangeran Arka.


Selamat tidur, dan semoga mimpi indah menemanimu dengan kisah keberanian dan kedamaian.

Author

Mas Rahman Nama saya surahman umur 24 tahun, belum menikah/single, alamat Banjarnegara No WA 0852-2645-3701 ya kali aja ada yang mau kenalan :D

Posting Komentar