Sosialisasi Kesehatan Remaja di UPTD Puskesmas Mandiraja 1



Puskesmas Mandiraja 1
dok pribadi
Masalah kesehatan masyarakat dewasa ini perlu mendapatkan perhatian sungguh-sungguh, mengingat saat ini sudah terjadi pergeseran norma yang sangat drastis dalam masyarakat , dan yang paling terkena langsung dampaknya adalah para remaja.

Dimana pergaulan menjadi lebih luas dan bebas, ditunjang dengan sarana media masa dan media online yang semakin maju sehingga para remaja lebih banyak mendapatkan pengetahuan bukan dari pihak yang seharusnya.

Untuk itulah pada tanggal 28 Maret 2019 kemarin UPTD Puskesmas Mandiraja 1 mengadakan sosialisasi kesehatan remaja, pada saat sosialisasi setiap Desa diharuskan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti sosialisasi, dari 16 Desa di Kecamatan Mandiraja hanya 2 Desa yang tidak mengirimkan wakilnya yaitu Desa Jalatunda dan Kebakalan, untuk Desa Kaliwungu diwakili oleh saya dan Mas Haris Setiawan.

 “kegiatan sosialisasi ini difokuskan pada usia remaja, mengingat usia ini rentan sekali dengan yang namanya hal-hal baru baik yang positif maupun yang negative” kata pak Nurudin Ag selaku kepala Puskesmas Mandiraja 1.

Karena ketidaktahuan dengan masalah reproduksi sehingga berujung kehamilan pra nikah, aborsi, putus sekolah, tindak kekerasan, seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba untuk itulah diadakan sosialisasi kesehatan remaja ini’, imbuhnya.

Puskesmas Mandiraja 1
dok. Pribadi
Untuk sesi yang pertama diisi oleh drg Farida beliau adalah dokter spesialis gigi di Puskesmas mandiraja, beliau menerangkan bahwa 93% anak usia dini mengalami gigi berlubang ataupun permasalahan karies gigi.

“kebiasaan menyikat gigi tidak teratur sejak kecil dapat memberi dampak berlanjut. Saat usia dini, gigi susu berlubang masih ada kesempatan digantikan oleh kehadiran gigi tetap, sedangkan ketika remaja hampir semua gigi telah berganti menjadi gigi tetap dan ketika sudah berlubang hingga dewasa tidak dapat lagi digantikan oleh gigi alami”.

Cara menyikat gigi yang benar

Drg Farida menerangkan bahwa pada umumnya ada 2 metode menyikat gigi yang biasa dilakukan oleh masyarakat, yang pertama metode lurus yaitu cara menyikat gigi dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah metode ini adalah yang paling populer dimasyarakat, dan ternyata metode ini tidak efektif.

Yang kedua adalah metode memutar atau roll, ini adalah metode yang kurang populer di masyarakat tetapi metode inilah yang menurut beliau paling efektif sebab dapat menjangkau semua bagian mulut.

Semua remaja wajib minum tablet FE/penambah darah

Puskesmas Mandiraja 1


Kenapa harus minum tablet tambah darah? Tentu saja untuk menambah darah, lalu apa akibatnya bila gak mau minum tablet tambah darah?..

Nah, pertanyaan yang bagus. Akibat dari kurangnya darah dalam tubuh kita banyak sekali salah satunya adalah penyakit anemia.
Ciri-ciri gejala anemia adalah 5L (letih, lemah, lesu, lelah, dan lalai)? Akibatnya akan sulit berkonsentrasi untuk menerima pelajaran.
Perlu kalian ketahui  jika remaja putri, putra, dan ibu hamil punya kadar hemoglobin tertentu untuk dapat dikatakan anemia.
·        Remaja putri: <12 g/dL
·        Remaja putra: <13 g/dL
·        Ibu hamil: <11 g/dL
Kesehatan Reproduksi Remaja
Salah satu poin penting yang dijelaskan oleh dr. Rina ujianti yaitu permasalahan remaja yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.
Sering kali masalah kesehatan reproduksi terutama diusia remaja berakar dari kurangnya informasi, pemahaman dan kesadaran untuk mencapai keadaan sehat secara reproduksi.
Banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan hal ini, mulai dari pemahaman mengenai perlunya pemeliharaan kebersihan alat reproduksi serta dampak dari prilaku yang tidak bertanggung jawab seperti KTD (kehamilan tak diinginkan), aborsi, penyakit menular seksual termask HIV.
Gangguan  Mental Remaja
Puskesmas Mandiraja 1
dok. pribadi
Sesi terakhir diisi oleh ibu Maliah selaku dokter Psikolog di UPTD Puskesmas Mandiraja 1. 

Bukan hanya orang dewasa saja yang mengalami gangguan mental. Remaja pun banyak yang mengalaminya, ini adalah suatu masalah yang serius, dimana remaja merupakan salah satu pihak yang mendukung sebuah negara atau sebuah tempat untuk berkembang.
Beliau menjelaskan masalah mental yang dialami oleh remaja amat sangat kompleks, berikut ini 10 gejala gangguan mentall yang bisa terjadi pada remaja :
  • ·        Ketakutan tinggi
  • ·        Cemas
  • ·        Kurangnya konsentrasi
  • ·        Perubahan fisik non pubertas
  • ·        Perubahan mod
  • ·        Skizofrenia
  • ·        Sering lupa
  • ·        Pemahaman aneh
  • ·        Emosi yang kuat
  • ·        Perilaku membahayakan diri

Cara mengatasi:
  • ·        Ajak anak lebih sering berkomunikasi dengan orang lain
  • ·        Atur emosi dan tempatkan dalam kondisi stabil
  • ·        Terus berfikiran positif dengan beberapa cara agar selalu berpikira positif dalam hidup ini
  • ·        Sering membuka diri dan belajar menerima hal baru dengan sudut pandang yang benar
  • ·        Perbanyak beribadah kepada Allah SWT

Setelah mengikuti sosialisasi kesehatan remaja diharapkan nantinya  disetiap Desa dibentuk Pos BKR atau Bina Kesehatan Remaja.

Puskesmas Mandiraja 1
dok. Pribadi
Itulah tadi pengalaman saya waktu mengikuti sosialisasi kesehatan Remaja di UPTD Puskesmas Mandiraja 1.



Semoga bermanfaat_

Author

Mas Rahman Nama saya surahman umur 24 tahun, belum menikah/single, alamat Banjarnegara No WA 0852-2645-3701 ya kali aja ada yang mau kenalan :D

2 komentar

  1. Mantap lah kalau ada sosialisasi kesehatan kepada masyarakat.. Sangat luar biasa sekali itu

    BalasHapus
  2. iya mas .. diharapkan setelah mengikuti sosialisasi pergaulan remaja menjadi lebih terkontrol

    BalasHapus

Posting Komentar